JADWAL IBADAH

AYAT HARI INI

"Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. 
Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.
[Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.]"
Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya.
Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi"

Matius 21 : 42 - 46

TEMA GPIB

“Menguatkan Tatanan Bergereja Agar Mendatangkan Berkat Masa Depan Bagi Umat dan Masyarakat”
Ibrani 11 : 8 - 10

RENUNGAN DARI MEJA PENDETA

KETIKA CINTA TAK TERBENDUNG

(Yohanes 12 : 1 - 8)

Sahabat-sahabat yang Tuhan Yesus Kasihi,

Apakah arti kehidupan ketika cinta tidak lagi menemukan maknanya yang luhur dan agung? Ketika cinta dikungkung oleh kata-kata tapi tidak mencuat keluar dalam tindakan? Dalam kekuatan cinta, maka tindakan menjadi berarti dan bermakna karena dilandasi oleh tiga hal penting yakni:

  1. Recognized, mengenal kebajikan orang lain dan menjawabnya dalam tindakan. Disini terima kasih bisa berbentuk kata-kata karena pada tahap ini mengenal bertumpu pada keterbukaan. Anda tidak mengenal ketika anda tidak membuka diri terhadap orang tersebut. Itulah Maria, ia mengenal siapa yang telah mengubah kematian pada kehidupan melalui kisah Lazarus. Ia mensyukuri peristiwa tersebut. Bagi kita dewasa ini mengenal adalah persoalan serius, ketika manusia tidak lagi mencium harumnya cinta sebab ia menutup diri. Manusia tidak mampu lagi mengenal kebajikan sesama, maka pada titik itulah persoalan tentang rendahnya cinta terbentuk.
  2. Remember, mengingat kebajikan seseorang akan mengurai kekusutan kehidupan yang bermuara pada damai sejahtera sebab ‘terima kasih tidak sekedar kata-kata tetapi dirasakan’. Mengingat lalu hadir sebagai sebuah penghargaan dan menterjemahkan kebajikan dari rasa syukur. Maria mengingat apa yang Tuhan telah lakukan, maka narwastu yang harum dan mahal tidaklah cukup menggambarkan sukacitanya. Lazarus menjadi simbol cinta, sebab siapakah murid yang membuat-Nya menangis?
  3. Resiprokal, hendak menunjukkan bahwa tindak kebajikan diapreasiasi dengan pemberian yang utuh dan berharga. Cinta membuat rambut seorang perempuan menjadi begitu berarti. Rambut yang mengusap kaki Yesus bukanlah simbol kerendahan hati tetapi simbol keagungan cinta. Maka hidup menjadi berarti dan mahal ketika cinta mampu berbicara, merasakan dan menyatakan keharuman yang memuliakan-Nya.

Selamat mencintai-Nya dan menyambut cinta-Nya, merawatnya dan menyatakannya dalam hidup yang harum dan mahal. Penolakan bisa saja muncul dengan rasionya sendiri namun cinta akan Yesus akan memberi sudut pandang berbeda. Amin

MAJU TERUS BERSAMA YESUS. SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA, JERIH LELAH KITA TIDAK SIA-SIA.

KALENDER KEGIATAN

SEKTOR PELAYANAN

Sektor Pelayanan 3