JADWAL IBADAH

AYAT HARI INI

 
 


 

"3:12 Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup"

(Ibrani 3 : 12)

TEMA GPIB

 
 

Tema Jangka Panjang GPIB

(2006 - 2026)

"Yesus Kristus Sumber Damai Sejahtera"

(Yohanes 14 : 27)

Tema Jangka Pendek GPIB

(2022 - 2026)

"Membangun sinergi dalam hubungan gereja dan masyarakat untuk mewujudkan Kasih Allah yang meliputi seluruh ciptaanNya"

(Matius 22 : 37 - 39; Ulangan 6 : 5; Imamat 19 : 18)

Tema Tahunan GPIB

(2023 - 2024)

"Memberdayakan Warga Gereja secara Intergenerasional guna Merawat Jejaring Sosial dan Ekologis di Konteks Budaya Digital."

(Kolose 3 : 12 - 17)

RENUNGAN DARI MEJA PENDETA

UTUSAN ALLAH
Yehezkiel 2 : 1 - 5

Setiap orang terpanggil untuk melakukan pekerjaan Allah, namun tidak semua orang memiliki tugas khusus dari Allah. Yehezkiel yang memiliki arti nama "Allah sumber kekuatan", dipanggil Allah sebagai utusan-Nya dalam melaksanakan misi khusus terhadap orang Israel. Allah menyebut bangsa Israel sebagai bangsa pemberontak yang telah memberontak melawan-Nya. Bangsa yang keras kepada dan tegar hati, telah mendurhaka terhadap Allah. Perbuatan mereka telah mendatangkan murka Allah. Oleh sebab itu, Yehezkiel diutus kepada bangsa Israel untuk menyampaikan apa yang hendak Allah perbuat bagi mereka. Di pihak lain, melalui kehadiran Yehezkiel, bangsa Israel menyadari bahwa ada seorang nabi di tengah-tengah mereka.

Tugas yang diemban oleh Yehezkiel sebagai utusan Allah, bukanlah tugas yang mudah. Yehezkiel harus berbicara sebagaimana firman yang disampaikan Allah kepadanya. Dalam melaksanakan tugas ini, tentu ia akan diperhadapkan dengan berbagai penolakan. Namun, suka atau tidak suka, ketika Allah telah menetapkan seseorang menjadi utusan-Nya, maka Allah akan memperlengkapi dan menuntunnya dalam melaksanakan tugas tersebut. Meskipun berat, Yehezkiel menerima panggilan dan pengutusannya sebagai utusan Allah. Kesediaan Yehezkiel menerima tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya tanpa mengemukakan keberatannya menjadi contoh bagi kita semua dalam menjalani kehidupan ini.

Setiap kita terpanggil menjadi utusan Allah di tempat di mana kita berada. Banyak tantangan yang dihadapi baik itu di tengah keluarga, persekutuan, bahkan masyarakat. Namun sebagaimana Yehezkiel, maka Allah tidak akan membiarkan dan meninggalkan umat pilihan-Nya tanpa penyertaan-Nya. Selagi kita menyuarakan suara kebenaran baik dalam kata dan tindakan, maka percayalah Allah senantiasa menyertai dan memperlengkapi kita terus menerus sehingga apa yang Allah kehendaki terlaksana dalam kehidupan ini.

KALENDER KEGIATAN

SEKTOR PELAYANAN

Sektor Pelayanan 3