JADWAL IBADAH

AYAT HARI INI

 
 

"16:13Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu. 16:14Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi. 16:15Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Apakah ini?" Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu. 16:16Beginilah perintah TUHAN: Pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya; masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi kemahnya, segomer seorang, menurut jumlah jiwa."" 

Keluaran 16 : 13 - 16

TEMA GPIB

“Menguatkan Tatanan Bergereja Agar Mendatangkan Berkat Masa Depan Bagi Umat dan Masyarakat”
Ibrani 11 : 8 - 10

RENUNGAN DARI MEJA PENDETA

 
 

MEMBANGUN KEHIDUPAN DENGAN PONDASI YANG KOKOH

Hagai 1 : 12 - 14

Dalam hal membangun selalu diperlukan perhatian lebih dan dana yang besar untuk pondasi. Pondasi menjadi penting sebab akan menanggung seluruh bangunan di atasnya. Pondasi menjadi penting sebab kokohnya sebuah pondasi menjadi jaminan bagi semua yang dibangun diatasnya. Di sisi lain menguatnya pondasi dapat menghadirkan rasa aman sebab segala aktifitas diatasnya tidak mengalami gangguan. Inilah konteks bacaan kita hari ini ketika melalui Hagai diperintahkan kepada umat untuk membangun Bait Allah. Pembangunan Bait Allah bukan saja berkaitan dengan tembok-tembok dan upacara ritual, tetapi membangun Bait Allah berarti membangun pondasi kehidupan. Artinya semua kegiatan umat ditempatkan dalam keterhubungan dengan Bait Allah. Umat yang bertani akan mengalami gagal panen ketika Bait Allah diabaikan (band. Ayat 6 dan 10). Ketika umat hanya memperhatikan kepentinganya sendiri dan tidak memperhatikan bait Allah maka rumah tidak lagi memberi kenyamanan sebagaimana seharusnya.

Membangun Bait Allah lalu berada pada jalur utama yang mempengaruhi kehidupan setiap hari. Umat perlu untuk membangun rumah, umat perlu untuk bertani, namun di atas semua itu umat perlu untuk melibatkan Allah. Keterlibatan Allah merupakan syarat penting dalam aktifitas umat sebab keterlibatan Allah menunjukkan bahwa Dialah yang telah membebaskan umat dari negeri asing maka Dialah yang menyertai umat di negeri sendiri (ayat 13). Penyertaan Allah menjadi energy untuk terus bergerak dalam aktifitas karena penyertaan Allah memberi kepastian pada kehidupan masa kini dan masa depan.

Apa yang diperintahkan Allah menunjukkan adanya keterkaitan yang kuat antara Bait Allah, Rumah dan Karya. Kehadiran Bait Allah yang dihayati sebagai kehadiran Allah memberi ruang yang luas bagi keluarga dan usaha.

Kehadiran Allah tidak saja elok di ruang ibadah namun menemukan bentuk pentingnya di ruang keluarga maupun ruang usaha. Maka melalui pengajaran Hagai ini hendak dikemukakan:

1. Dengarlah suara Allah. Suara Allah adalah suara pengharapan, suara kepastian dalam menjalani kehidupan. Suara Allah perlu didengar di tengah kebisingan suara-suara yang lain. Membedakan suara Allah dan suara-suara yang lain merupakan akumulasi dari relasi yang hidup dengan Allah. Mendengar suara Allah memungkinkan keluarga mengalami tuntunan sebagaimana dikehendaki-Nya. Suara-Nya menjadi mercusuar dalam kelamnya kehidupan. Suara-Nya juga menghadirkan kegirangan dalam peristiwa yang mempesona. Suara-Nya memberi perintah dan teguran. SuaraNya dapat didengar melalui Firman Tuhan. (Ulangan 28 : 1)

2. Dengan membangun pondasi yang kokoh yakni keterlibatan Allah maka umat mendapat kepastian tentang kehidupan keluarga dan usaha mereka. Umat akan melihat dan menyadari bahwa Allah terlibat dalam kehidupan mereka maka dapat dijumpai keterkaitan yang erat antara Allah dan aktifitas umat (band. Roma 12 : 1). Seluruh karya umat adalah karya bagi-Nya sehingga selalu memunculkan kekuatan dan pengharapan.

Melalui pengajaran inilah kita semua berkarya dalam kesediaan untuk mendengar suara-Nya dan berkarya dalam keterkaitan dengan-Nya. Maka keluarga dan usaha kita sungguh-sungguh terjamin.

MAJU TERUS BERSAMA YESUS. SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA, JERIH LELAH KITA TIDAK SIA-SIA.

KALENDER KEGIATAN

SEKTOR PELAYANAN

Sektor Pelayanan 3