JADWAL IBADAH

KEGIATAN MENDATANG

AYAT HARI INI

 
 


 

"21Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya? Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan? 22Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!"

(Yesaya 40 : 21 - 22)

TEMA GPIB

 
 

Tema Jangka Panjang GPIB

(2006 - 2026)

"Yesus Kristus Sumber Damai Sejahtera"

(Yohanes 14 : 27)

Tema Jangka Pendek GPIB

(2022 - 2026)

"Membangun sinergi dalam hubungan gereja dan masyarakat untuk mewujudkan Kasih Allah yang meliputi seluruh ciptaanNya"

(Matius 22 : 37 - 39; Ulangan 6 : 5; Imamat 19 : 18)

Tema Tahunan GPIB

(2023 - 2024)

"Memberdayakan Warga Gereja secara Intergenerasional guna Merawat Jejaring Sosial dan Ekologis di Konteks Budaya Digital."

(Kolose 3 : 12 - 17)

RENUNGAN DARI MEJA PENDETA

"UNTUK ORANG JAHIL DAN ORANG SESAT"

Ibrani 5 : 1-4

Berhadapan dengan orang jahil (KBBI=bodoh) dan orang sesat (KBBI=orang yang berjalan tidak melalui jalan yang benar) dapat menimbulkan konflik. Sikap apa yang harus kita perlihatkan? Ada beberapa sikap yang seringkali diperlihatkan. Membiarkan atau mengacuhkan, menegur hingga memarahi dan mengancam. Cara menegur atau memarahi serta mengancam pun ada banyak caranya. Di tengah era digital ini melalui media sosial dengan mempermalukan satu dengan yang lain. Sehingga permasalahan internal akan diketahui khalayak ramai akibatnya persekutuan dapat renggang akhirnya terputus dan tidak ada damai sejahtera. Setiap perbuatan dosa memerlukan korban pengampunan dosa. Kehadiran Tuhan Yesus sebagai imam besar telah menjadi sebuah bukti kasih-Nya ketika berhadapan dan mengambil sikap terhadap orang-orang jahil dan sesat. Tuhan Yesus sebagai imam besar bukan saja perantara bagi umat yang telah berbuat dosa agar mengalami pengampunan dosa. Tetapi diri-Nya juga datang dan bersedia supaya mengampuni orang-orang jahil dan sesat ini.

Firman Tuhan ini menuntun kita menyadari peran kita sebagai seorang imam (bnd. 1 Petrus 2: 9). Kita diajak untuk menatap diri sambil menyadari bahwa kita pun adalah orang-orang lemah. Yakni orang-orang yang juga memiliki dosa dan ketidakmampuan menjadi orang yang baik dan benar. Sehingga kita semua diingatkan, bahwa kita memiliki peran sebagai seorang imam yang mengerti dan patut mendoakan serta meminta pengampunan Tuhan Yesus bagi orang-orang jahil dan sesat. Di saat kita mempersiapkan diri menyambut kelahiran Tuhan Yesus yang meneguhkan kembali iman percaya kita, bahwa sang Imam besar sudah datang. Maka dalam keyakinan Dia akan datang kembali, menyadarkan kita pula jika Tuhan Yesus sangat mengerti keberadaan diri kita masing-masing. Keberadaan diri kita terkadang suka jahil dengan kebodohan. Bahkan hidup kita yang sesat atau disesatkan, sehingga membutuhkan pengampunan dari Tuhan Yesus serta tindakan saling memaafkan dan berdamai satu terhadap lainnya.

KALENDER KEGIATAN

SEKTOR PELAYANAN

Sektor Pelayanan 3