SEJARAH GPIB FILADELFIA

1605:

Pembentukan De Protestante Kerk in Nederlands Indie, di Ambon Maluku.

1619:

Pemindahan kantor pusat De Prostante Kerk in Nederlands Indie ke Batavia.

1933:

Dalam Sidang Sinode De Protestantse Kerk In Nederlands Indie tahun 1933, jemaat di Minahasa, Maluku, bekas wilayah Keresidenan Timor dan pulau-pulau di sekitarnya diberikan wewenang untuk menjadi gereja mandiri dalam persekutuan De Protestantse Kerk In Nederlands Indie.

1934:

Jemaat di Minahasa dilembagakan menjadi gereja mandiri pertama dengan nama Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

1935:

Jemaat di Maluku dilembagakan menjadi gereja mandiri kedua dengan nama Gereja Protestan Maluku (GPM).

1947:

Jemaat di wilayah Sunda Kecil dilembagakan menjadi gereja mandiri ketiga dengan nama Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).

1948:

Sidang Sinode De Protestantse Kerk In Nederlands Indie yang diadakan di Buitenzorg (Bogor), menyepakati bahwa gereja mandiri keempat akan dibentuk dengan wilayah pelayanan di bagian barat Indonesia.

1948:

Pada tanggal 31 Oktober 1948, dilembagakanlah gereja mandiri keempat yang pada waktu itu bernama De Protestantse Kerk in Westelijk Indonesie (Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat).

Contact Us

Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat

Jemaat FILADELFIA
Alamat  : Jl. Camar XIII/5, Bintaro Jaya III, Tangerang Selatan - 15221
Telpon : 7357126
Fax : 73886206
Pastori: 7378601
email : filadelfia.banten@gpib.or.id
https://gpibfiladelfiabintaro.org