JADWAL IBADAH

AYAT HARI INI

 
 


 

"21Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya? Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan? 22Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!"

(Yesaya 40 : 21 - 22)

TEMA GPIB

 
 

Tema Jangka Panjang GPIB

(2006 - 2026)

"Yesus Kristus Sumber Damai Sejahtera"

(Yohanes 14 : 27)

Tema Jangka Pendek GPIB

(2022 - 2026)

"Membangun sinergi dalam hubungan gereja dan masyarakat untuk mewujudkan Kasih Allah yang meliputi seluruh ciptaanNya"

(Matius 22 : 37 - 39; Ulangan 6 : 5; Imamat 19 : 18)

Tema Tahunan GPIB

(2024 - 2025)

"Melayani dan bersaksi secara interaktif
berbasis komunitas digital dengan semangat gotong royong
demi kesejahteraan bangsa"

(Kisah Para Rasul 4 : 32)

RENUNGAN DARI MEJA PENDETA

“MENJADI TELADAN BERBUAT BAIK”

Kejadian 39 : 1-10

Albert Einstein (1879-1955), “Berupayalah tidak hanya menjadi manusia sukses, tetapi juga manusia bernilai. Nilai seseorang dilihat dari apa yang dia berikan, bukan dari apa yang dia terima." Kesuksesan tidak hanya diukur pada pencapaian prestasi atau perolehan prestise dari meningkatkan kualitas sumber daya insani yang sifatnya tertuju pada diri semata, tetapi juga membuka diri peduli pada lingkungan, membangun interaksi terbuka yang dinamis dengan sesama.

Menjadi bernilai diperlihatkan jemaat di Makedonia (Kis.15:26) yang sepakat turut membantu orang-orang kudus di Yerusalem dalam kemiskinannya. Padahal, jemaat-jemaat di Makedonia sedang mengalami tekanan dan penderitaan yang berat, dan tidak kaya. Namun, kondisi sulit itu tidak membuat mereka berhenti bergerak membantu saudarasaudara mereka. Paulus menjadikan Jemaat di Makedonia sebagai teladan bagi orang-orang Korintus dalam hal membantu saudara-saudaranya di Yerusalem. Ia membangun kepedulian Jemaat Korintus yang terkenal kaya, beradab dan berpendidikan itu. Empat hal mendasar yang ditegaskan dalam hal kepedulian yang dibangun, pertama, kesadaran akan kasih karunia Tuhan yang luar biasa dalam hidup: kedua, sukacita meluap sehingga mereka kaya dalam kemurahan: ketiga, memberi menurut kemampuan sebagai wujud persekutuan kasih: dan keempat, memberi dengan kerelaan sebagai kesungguhan memberi.

Hidup kristiani bukan terletak pada perolehan hidup mewah dan pendidikan tinggi semata agar disegani dan dihormati, melainkan tentang bernilai (Yoh.15:8: Tit.3:14). Kita perlu bekerja keras dalam hidup kita seharihari, tapi juga harus berbuah bagi sesama. Hidup harus bernilai, yakni dengan memberikan diri dalam hal membantu. Sebab, tidak ada pemberian dalam arti sesungguhnya, kecuali si pemberi memberikan sedikit dari dirinya. Itulah sebabnya, menjadi teladan berbuat baik hanya ada pada orang-orang yang bernilai.

KALENDER KEGIATAN

SEKTOR PELAYANAN

Sektor Pelayanan 3